Friday, June 7, 2013

Bibiana Dellavie

Bibiana Dellavie 
11120210048

Terlahir dengab nama Lavie, namun -teman lebih suka memanggil saya dengan "Cipe". Katanya kata itu berarati sipit. Mau bagaimana lagi? Tapi itu tidak mematahkan semangat saya untuk menikmati indah nya dunia ini. Lahir dan dibesarkan di Jakarta, sebuah kota metropolitan, membuat saya melihat banyak realita kehidupan. Saya belajar banyak dan bahwa hidup itu tidaklah mudah. Beruntung kedua orang tua saya tegas dalam mendidik saya, paling tidak membantu saya terbentuk menjadi pribadi yang kuat dan punya pendirian. 

Adik saya satu-satunya adalah pecahan surga bagi saya. Dea namanya, dia merupakan jiwa saya yang lain yang ada di liar tubuh saya. Terdengar berlebihan memang, tapi ya mungkin saya memang orang yang sedikit "terlalu" ekspresif. Begitulah biasanya orang banyak menilai saya. 

Tinggi saya memang tidak memadai sama sekali untuk menjadi seorang model, tapi dulu saya pernah bercita-cita untuk menjadi seorang model. Lucu memang hidup ini, TUHAN  selalu punya rencana lain saya rasa. Sekarang  saya tidak muluk dalam masalah cita-cita. Saya ingin melanjutkan pendidikan lagi pada bidang sejarah seni. Selebihnya saya belum punya rencana lain. Saya hanya ingin menjalani hidup ini sebaik-baiknya. Oh iya, saya mau buka sebuah toko bunga.

No comments:

Post a Comment